[Cerita Doang] Ke Jepang Gratis Walau Lelah Tapi Bisa Menikmatinya

Siapa sih disini yang gk ada keinginan buat pergi ke Jepang? yup begitu pula gw, sejak gw mengenal jauh tentang Jepang sekitar tahun 2011 gw mulai bercita-cita kepengen pergi kesana. Setelah bertahun-tahun akhirnya kesampean juga, setelah mengalami berbagai cobaan dan halang rintang. Tepatnya bulan November 2019 dengan tiba-tiba ditunjuk buat handle group dari Indonesia sampe selesai. Sedikit flashback dulu ke bulan Februari ditahun yang sama adalah waktu dan keadaan dimana gw galau diantara dua pilihan. Hal sepele namum bisa merubah segalanya, singkat cerita gw memilih pilihan untuk bersabar sedikit dengan bermodalkan feeling yang gw yakin 80% pasti bisa ke Jepang tahun ini. Tuhan emang keren deh, dibalik setiap pengorbanan, kesabaran dan ketekunan yang gw jalanin selalu dibayar LUNAS!.. hahaha

Kembali ketopik diawal, dengan keadaan sedang sakit gw akhirnya ditunjuk untuk ngurus 1 group ini. Iya, ngurus dari Visa, Airport checkin dan lain-lain. Namun semua itu tidak ada yang mulus pasti ada aja kendala dalam segala sesuatu, pada H-6 sebelum berangkat salah satu tamu bermasalah dengan visa, akhirnya nemu solusinya juga. Nah gw sekalian mau kasih tips buat kalian untuk pengajuan visa nih biar kalian bisa prepare lebih baik. Sebenernya sih gampang banget cara buat mengajukan visa untuk ke Jepang, sebelum pandemi seperti sekarang yang pastinya ada regulasi dan persyaratan tambahan.

 

Perlu diingat visa untuk paspor biasa dan e-paspor itu beda syaratnya, Gw mulai dari cara dapetin visa untuk paspor biasa. kalau dulu sebelum pandemi syarat pengajuan visa untuk paspor biasa cukup banyak sih yang perlu dilampirkan, seperti paspor asli, formulir pengajuan visa yang bisa didownload disini, pas foto terbaru ukuran 4,5cm x 4,5cm (background harus putih), fotocopy KTP, bukti pemesanan tiket pesawat PP, jadwal perjalanan atau yang biasa disebut dengan itinerary, bukti keuangan (rekening koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir), jika menggunakan rekening perusahaan harus melampirkan surat keterangan kerja dan surat sponsor juga dari perusahaan dimana bekerja.

Nah sekarang apa aja yang perlu dipersiapkan kalau mau dapetin visa di e-paspor, sebenernya sih kalo e-paspor tuh gampang, cuma ngisi satu formulir pengajuan visa trus beres deh. Untuk tempat pengajuannya kalian bisa ke JVAC (Japan Visa Application Center), VFS Global Japan yang ada di Mall Ciputra lantai 2 samping XXI. Biaya pengajuan visa bisa kalian liat di website VFS Global, tapi gw kasih tips buat e-paspor mending langsung aja apply visa di Kedutaan Jepang karna gratis. Namun untuk dimasa pandemi dan setelah pandemi kemungkinan ada perubahan dan penambahan syaratnya seperti, harus melakukan appoitment terlebih dahulu sebelum mengajukan permohonan visa. Informasi lengkapnya bisa bisa lihat terus update terbaru diwebsite Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Balik maning ke kendala gw kemarin, jadi JVAC (Japan Visa Application Center), VFS Global Japan yang ada di Jakarta hanya bisa mengurus visa Jepang yang berdomisili di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung sedangkan untuk kalian yang berada di wilayah Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar, pengajuan visa Jepang bisa dilakukan di masing-masing kantor Konsulat Jenderal Jepang di wilayah tersebut (cek disini). Nah kemaren ada satu tamu domisili Makassar akhirnya setelah nyari-nyari jalan pintas biar cepet akhirnya bisa ngajuin di Surabaya yang paling deket dan untungnya bisa tepat waktu jadinya itu visa.

 

Hari H dimulai dengan berangkat lebih dulu biar bisa checkin milih-milih tempat, karna ada satu keluarga duduknya agak misah dikit. Singkat cerita sampai lah di Osaka Kansai Airport dan di jemput sama guide, tanpa basa-basi lagi hari pertama tour dimulai. Hari pertama sampai Jepang langsung mengunjungi Tsutenkaku Tower, karna pas gw liat jam masih pagi pantes aja sepi perjalanan di daerah Tsutenkaku Towernya. Sedikit penjelasan Tsutenkaku Tower itu adalah sebuah menara yang berada di pusat perbelanjaan Shinsekai, Naniwa-ku, Osaka. Menara ini tingginya 100 m. Sehabis itu langsung free time di Shinsaibashi dan Dotonbori. BTW disini kita belom checkin hotel jadi sewaktu free time itu gw diajak Guide ke restoran Indonesia buat makan pagi siang dan sore (dirapel gitu makannya), namanya Cafe Bintang, kalau kalian cari di google langsung nemu deh pasti, tulis aja Cafe Bintang Osaka. Free time selesai langsung lanjut ke hotel buat checkin dan hari pertama langsung tepar. hahaha

 

Dihari kedua tour udah mulai start dari jam 8 pagi karna ada perjalanan ke Kyoto dari Osaka, tempat pertama yang dikunjungi adalah Fushimi Inari. Kuil shinto yang terkenal di Kyoto ini memiliki ciri khas gerbang yang banyak. Setelah itu perjalanan berlanjut ke Kiyomizu Temple yang merupakan kuil budha kuno yang dibangun pada tagun 798, sangat disayangkan pada saat kesana renovasinya belum selesai sepenuhnya namun tidak menghalangin wisatawan dari berbagai negara buat dateng kesana. Destinasi terakhir dihari kedua adalah Arasiyama Bamboo Forest yang merupakan sebuah ‘taman’ dengan jalan setapak. Sangat disayangkan saat sampai lokasi udah mulai gelap jadi kurang bisa menikmati suasananya. Selesai tour langsung balik lagi ke hotel untuk istirahat sebentar karna setelah itu gw mau ketemuan sama temen Jepang, setelah ketemu ngasih oleh-oleh dari Indonesia (dia mau dibawain keripik singkong) lalu jalan-jalan sebentar, makan takoyaki dan nganter dia sampe stasiun karna harus pulang sebelum kereta kearah rumahnya habis. Tidak lupa sebagai kenang-kenangan gw minta foto bareng lah…hehe

 

Lanjut dihari ketiga tour langsung ketempat wisata yang pastinya wajib dan harus dikunjungi bagi kalian yang berkunjung ke Osaka, tidak lain tidak bukan adalah Osaka Castle. Istilahnya kalo ke Osaka tapi gk ke Osaka Castle itu belum afdol. Eitsss jangan seneng dulu kalau mau ke Osaka Castle karna perjalan dari tempat parkir ke lokasi aja bisa 10-15menit jalan kaki, iya jalan kaki karna gk bisa masuk kedalam dengan kendaraan. Setelah itu karna sudah diskusi pada mau belanja jadi sehabis dari Osaka Castle lanjut ke Rinku Premium Outlet, disini banyak outlet-outlet brand terkenal di Jepang. Sampe Rinku Premium Outlet Jam 10an langsung deh pada belanja sampai waktu yang sudah ditentukan. Setelah itu langsung balik lagi ke Hotel untuk istirahat dan packing barang karna besok paginya sudah checkout.

Hari terakhir setelah berkemas langsung checkout dan tamunya siap-siap untuk meeting, setelah meeting mampir sebentar ke Umeda Sky Building, setelah itu langsung checkin pesawat dibandara Kansai.

 

Hahhhhhh panjang amat gw ngetik ini.. capek sama kayak capek nya isi cerita gw itu, tapi gw tetep menikmatinya. Kapan lagi kan gw ke Jepang Gratis ~

Nah kalau kalian ada yang berminat liburan ke Jepang apa lagi dengan jumlah lumayan banyak bisa hubungi gw kok *promosi sedikit*, dijamin harga murah service memuaskan..hahah

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *